Senin, 25 Juli 2011

Jarak bumi dengan Arsy


Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, Kemudian dia bersemayam di atas 'Arsy[1188]. tidak ada bagi kamu selain dari padanya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at[1189]. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, Kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[1190] (Q.S 32 : 4-5)

Mengungkap kebesaran Alloh mari kita sedikit menggunakan akal dan pengetahuan kita..
Bila kita bertanya berapa jarak bumi dengan Arsy ? Bisa kita hitung seperti ini :

Rumus sederhana L = V.T , dimana L = Jarak, V = Kecepatan dan T = Waktu.
Dari ayat di atas kita tahu lamanya urusan naik kepada Alloh adalah 1000 tahun atau (1000 x 365,25 x 24 x 360)detik.
Bila yang melaporkan adalah para malaikat yang diciptakan Alloh dari cahaya maka dapat kita tetukan kecepatan sama dengan kecepatan cahaya, yaitu 299.792.458 meter per detik (m/s).

Dengan demikian jarak bumi dengan Arsy adalah :
(299.792.458 x 3.155.760) meter = 946.073.047.258.080 meter ..Subhanalloh........

Wallohu'alam

Sabtu, 23 Juli 2011

jiwa yang tenang

Meluangkan waktu untuk merenungi arti makna hidup seperti memutar stir kendaraan agar kendaraan tetap pada arah yang semestinya dituju. Seringkali hiruk pikuknya kehidupan dan banyaknya aktivitas duniawi membuat kita disorientasi dari hakikat tujuan hidup. Berlalunya waktu semakin tidak dirasakan seolah-olah itu sesuatu yang sangat biasa dan sepertinya sangat yakin hari esok masih ada. Sungguh dunia ini sangat menguras tenaga dan melelahkan sekaligus dapat melalaikan.
Kembali kepada hakikat hidup berarti kembali pada maksud dari kita di dunia ini yaitu berbekal untuk hidup yang sesungguhnya. Maka hanya jiwa-jiwa yang tenang yang akan menjadi pemenangnya kelak yang mereka gembira ketika kembali kepada Tuhannya dengan bekal amal soleh yang banyak yang menghapus seluruh dosa dan kesalahannya dalam kehidupan.

Selasa, 05 Juli 2011

bedanya betul dan benar

suatu hari saya mengirim sms kepada sahabat :
"apa bedanya betul dan benar..."
sahabatku menjawab :
"kalo betul lebih bersifat duniawi...sedangkan benar lebih ke arah ukhrowi.."
saya jawab lagi sms nya untuk menanggapi :
"menurut saya betul itu bersifat relatif..sedangkan benar itu pasti..coba kita beri masing-masing dengan imbuhan ke.....an."
sahabat saya kemudian membalasnya lagi :
"ya..itu sih tergantung dari sudut mana kita memandangnya..."
terlepas dari beda sudut pandang...saya mengirim lagi sms kepadanya :
"pada hakikatnya di dunia ini kebetulan itu tidak ada, karena setiap kebetulan pasti adalah rencanaNya. dan setiap kehendaknya adalah kebenaran. seperti rizqi kita. Setiap makhluq sudah ditentukan rizqinya di dunia ini tinggal kita yang berikhtiar sebagai sunatullahnya. Maka janganlah takut menikah hanya karena masalah rizqi..janganlah takut punya anak hanya karena masalah rizqi...janganlah takut bersodaqoh hanya karena rizqi yang sedikit..sesungguhnya Alloh Maha pemberi rizqi. Bila kita yakin maka Alloh akan memberi kita rizqi dari jalan yang tidak disangka-sangka.." Wallohu'alam..

Selasa, 28 Juni 2011

Anak bertanya....Bapak menjawab...

A : Bapak..apakah arti ulang tahun itu ?
B : Engkau bertambah usia padahal jatah hidupmu berkurang..
A : Bapak apakah arti belajar itu ?
B : Engkau berusaha memahami sesuatu yang tidak engkau tahu hingga mencapai hakikat dari apa yang kamu tahu.
A : Bapak apakah artinya berbakti itu ?
B : Engkau tidak mendurhakai orangtuamu dan yang menciptakanmu..
A : Bapak..apakah arti diriku bagimu?
B : Engkau adalah ladang amal bagi kedua orangtuamu...merawat, mendidik, dan menikahkanmu saat engkau telah dewasa. Dan aku berharap amalku diterima Alloh SWT.

Jumat, 11 Maret 2011

Jepang dilanda Tsunami

Allohu Akbar...
Kuasa Mu Kau perlihatkan kembali di Jepang, Semoga manusia semakin sadar kalo hidupnya di dunia hanyalah digerakan oleh Nya. Inilah bukti kekuasaan Nya. Tak ada teknologi yang mampu menghalangi amukan alam yang semua ada dalam genggamannya....Tadzkiroh bagi orang2 yang beriman.http://video.vivanews.com/read/13332-detik-detik-tsunami-menerjang-pesisir-jepang_1

Kamis, 16 Desember 2010

Gooooaaallllll.................

Ekspresi gegap gempita sebagian besar penonton yang ada di stadion Gelora Bung Karno Kamis malam 17 Desember 2010 seiring kemenangan tim kesayangannya "Garuda di dadaku" yang berhasil merobek gawang timnas philipine 1-0. Gonzalez sang algojo yang berhasil menyundul bola ke gawang lawan sontak menjadi pusat perhatian dan perbincangan...
Goal satu-satunya ini menutup kemenangan timnas Indonesia atas timnas Philipina dalam laga semi pinal piala AFF2010

Rabu, 15 Desember 2010

sang pemarah

Braakkk......................glumbranggg.............(terdengar benda-benda pecah dibanting)
"Heh...kamu ngerti gak sih..?".."aku capek-cape gini..berangkat pagi pulang malem...kaki jadi pala, pala jadi kaki.."........"semuanya buat kamu...!!" (terdengar hardikan keras dari suara seseorang).
"Buk..buk...buk.." (terdengar pukulan)...."Ahhh....." (seseorang merintih..)
"Ha..ha...ha..., rasain tuh bogem mentahnya" (..gumam sesosok mahluk halus yang sedari tadi berada di lokasi kejadian). "Hi..Hi...Hi...sang pemarah lagi kumat " (gumamnya lagi)...
"Yah...sudah yah...sabar., jangan marah-marah terus gak ada gunanya. Anak kita seperti itu mungkin karena didikan kita juga yang salah." (terdengar suara seorang wanita paruh baya)...

Kejadiannya begitu singkat,..namun efek yang ditimbulkan begitu dahsyat. Semua menjadi hancur baik materi maupun tatanan perasaan. Hubungan sosial berantakan tak memandang saudara atau bukan, anak atau orang lain...semua serba menjadi gelap...itulah akibat amarah dari sang pemarah.

Dalam sebuah riwayat Rosulullah pernah didatangi oleh sahabatnya yang meminta nasihat yang singkat tapi mencakup keseluruhan agar selamat di dunia dan akhirat. Maka Rasulullah bersabda "jangan marah..jangan marah..jangan marah". Kata-kata itu sampai diulang 3 kali.Betapa ini suatu penekanan yang sangat penting..bahwa menahan marah adalah sesuatu yang dapat menyelamatkan kita hidup di dunia akhirat. Seseorang yang mampu menahan amarah, lebih mampu berfikir jernih sehingga mampu pula menyelesaikan masalah dengan bijak dan baik. Sesungguhnya ketika orang marah..maka ia telah membuang energy yang sangat banyak untuk hal yang sia-sia.Inilah hikmah dibalik menahan marah.